We're Calling It 'Tekkom'

Diposting oleh Unknown , Jumat, 21 Oktober 2011 00.17

20 Oktober 2011

Look at the stars, 
Look how they shine for you, 
And everything you do, 
Yeah they were all yellow, 

I came along 
I wrote a song for you 
And all the things you do 
And it was called yellow







Disini gw.
Berdiri diatas armada kebanggaan sebagian masyarakat jakarta (dibaca : Trans Jakarta)
Atau biasa disebut baswei (dibaca : Busway) --> ini sengaja di balik bulak.


Coldplay - Yellow mengalun merdu di earphone..


Setahun lamanya setelah gw pakai Toga yang kegedean, di gedung GWW yang sesak sama wisudawan dan wisudawati.
Beneran cepet bgt deh waktu.
Gak kebayang aja sekarang gw disini, dalam perjalanan pulang sehabis banting keyboard dan monitor di kantor (dah gak jaman banting tulang). Ditengah2 kerumunan ketek (dibaca : manusia) yang penuh peluh dengan pekerjaan.


Melamun..
Dalam kuning lampu2 jalanan gw mengenang 4 tahun lalu yang ajaib.
yang lagi - lagi menghipnotis gw merindukan masa2 yang gak bakalan keulang 2x.
Dalam kerlap kerlip cahaya kendaraan gw bayangin lagi semua sosok2 unik.
yang lagi - lagi membuat gw tertawa sendiri karena kelakuan mereka.


Ya.. We're Tekkom 44..
Dimana semua suka cita tercampur aduk jadi satu.
Dimana semua kenangan2 indah mengalir dalam kanvas jiwa muda.
Dimana semua sakit, airmata tumpah, lalu melebur dalam ikatan pertemanan.
We're Tekkom..
You can call us Tekkom.

Bogor (Kota Mati)

Diposting oleh Unknown , Minggu, 09 Oktober 2011 02.17



Bogor 07 Oktober 2011 20.35 WIB

Sudah lama sekali rasanya gw gak menginjakkan kaki di kota ini.
Ya mengumpulkan keberanian yang rasanya meleleh gara2 soal kepekaan yg entah gw bilang kelebihan atau kekurangan dalam diri gw.
Dengan niat ikutan Seminar ternyata gw malah terjebak lagi sama perasaan2 yang gak karuan.
Pijakan pertama saat turun dari kereta yang sesak, langsung disambut hawa yang amat berbeda. entahlah kenapa keadaan disini seolah menghipnotis gw untuk kembali memutar rekaman waktu yang susah payah gw sembunyiin.
Ya malam ini kembali merasakan hawa dingin kota yang gw sebut kota mati.
Bersama cahaya2 lampunya yang membisu tapi berkata banyak dari yang gw rasain.
Lagi perasaan seperti itu datang, menyudutkan gw untuk membuat kesimpulan bahwa ada yang belum gw selesaikan disini.